Otomania / Tes

Sensasi Geber Motor Jawara Dragrace

Otomania/Setyo Adi Sensasi mengendarai motor dragrace di Otomania Speed Zone Dragbike 2016

Jakarta, Otomania – Berada di arena balap adu kecepatan Otomania Speed Zone 2016 punya kesan tersendiri. Raungan mesin dan sepeda motor modifikasi yang minim tempelan aksesori jadi pemandangan biasa disini.

Motor sport 150 cc dan underbone serta skutik minim pemasangan bodi kendaraan. Motor-motor ini hanya menyisakan komponen inti yang membuat sepeda motor ini bisa berjalan seperti mesin, rangka, knalpot, suspensi dan pelek serta ban.

Otomania yang penasaran dengan sensasi mengendarai motor dragrace ini menyambangi booth VRossi yang hadir di acara tersebut. Terdapat tiga sepeda motor khusus balap dragrace yang dipersiapkan VRossi.

“Ketiga sepeda motor ini dibangun dengan menggunakan komponen VRossi, kecuali mesin. Di sini ada Ninja 150 cc 2 tak, Satria 150 cc dan skutik,” ucap Hafaz dari VRossi saat ditemui Otomania, Minggu (4/9/2016).

Pilihan jatuh kepada Ninja 150 cc 2 tak untuk dijajal oleh Otomania. Pilihan kepada motor ini dirasa cocok karena ukurannya yang cukup besar dibanding yang lain mengingat bobot kru Otomania yakni 80 kg dan tinggi 169 cm.

Cukup sulit untuk menjaga mesin sepeda motor ini tetap menyala karena settingan bensin pada karburator yang cukup sedikit. Sama sulitnya saat pertama kali menyalakan mesin ini karena starter dan engkol sudah dihilangkan. Beberapa kali Otomania dan kru VRossi mendorong motor untuk menyalakan mesin motor.

Berada di atas sadel tipis motor ini dengan posisi badan agak menunduk, kenyamanan bukan kata yang tepat untuk menggambarkannya. Namun Otomania memahami bagaimana posisi ini membantu pebalap untuk melawan hambatan angin dan mendapatkan waktu tercepat.

Otomania/Setyo Adi Sensasi mengendarai motor dragrace di Otomania Speed Zone Dragbike 2016
Stang jepit membuat sudut buka gas berubah dan tangan sedikit menekuk. Tangki bahan bakar kastem berbahan aluminium jadi tempat paha untuk menjaga keseimbangan meski bentuknya tidak terlalu ergonomis.

Sensasi motor ini hadir saat membuka gas pertama kali. Bobotnya yang ringan dan settingan mesin membuat sepeda motor ini berakselerasi dengan cepat. Tenaga dari mesin 150 cc juga melonjak saat di gigi pertama dan kedua.

Cukup mudah menjaga jalur sepeda motor ini berjalan lurus karena dibantu stabilizer di stang. Cerita berbeda jika harus memutar karena perlu dilakukan beberapa kali.

Sepeda motor Ninja 2tak 150 cc VRossi ini ternyata pernah meraih podium ke dua dalam gelaran Kerjunas Dragbike Provinsi Banten beberapa waktu lalu di kelas braket 9 detik. Sungguh pengalaman yang menantang berada di atas motor jawara dragrace ini meski dalam waktu singkat. 

Otomania/Setyo Adi Otomania Speed Zone Dragbike 2016

Penulis: Setyo Adi Nugroho
Editor : Azwar Ferdian

Komentar

Terkini Lainnya

Now Trending