Otomania / Tes

Desain Klasik yang Menggoda dari BMW R Nine T

Rabu, 14 September 2016 | 13:37 WIB
Desain Klasik yang Menggoda dari BMW R Nine TOtomania/Setyo Adi Tes Ride BMW R Nine T

Jakarta, Otomania — Bagi penggemar sepeda motor, terutama yang hobi koleksi motor besar, nama BMW sudah pasti akan tertuju pada seri GS yang legendaris. Namun, ada model lain yang saat ini menjadi incaran.

Hadir pada 2014, guna merayakan ulang tahun ke-90 BMW Motorrad, BMW R NineT diperkenalkan.

Motor yang memiliki konsep klasik roadster ini sejak awal selalu mencuri perhatian. Ini juga yang dilakukan Otomania, mengamati desain, sebelum mencobanya beberapa waktu lalu selama beberapa hari.

Dari depan, penggunaan lampu utama berbentuk bulat membuat motor ini terlihat klasik. Penggunaan suspensi up side down (USD) berdiameter 46 mm dibandingkan teknologi Telelever milik BMW juga beralasan demi tampilan motor ini semakin klasik.

Tangki berbahan aluminium jadi perhatian di bagian tengah. Desain sederhana juga diaplikasikan pada tampilan speedometer yang memberi petunjuk kecepatan dan putaran mesin ditambah layar multi-information display (MID) yang memberi petunjuk mengenai jarak dan rata-rata konsumsi bahan bakar.

Otomania/Setyo Adi Tes Ride BMW R Nine T

Mesin flat boxer 1.170 cc yang menyembul keluar di kiri dan kanan sepeda motor juga tidak lepas dari desain yang dibuat BMW. Salah satu yang menarik adalah kita tidak menemukan rantai penggerak pada motor ini.

BMW menggunakan teknologi gardan yang disebut BMW Paralever yang berfungsi sebagai transmisi juga penggerak roda belakang motor ini.

Perhatian juga ditujukan pada knalpot dual pipe yang didesain oleh perusahaan pembuat knalpot ternama, Akraprovic. BMW juga menyediakan knalpot dengan bahan titanium dan karbon sebagai knalpot standar motor ini.

Jok kulit yang menyatu dengan frame dapat diubah menjadi single seater sesuai dengan kebutuhan pengendara. Buritannya juga sederhana dengan menyisakan lampu sein LED dan spakbor yang disatukan dengan tempat pelat nomor kendaraan.

R nineT menggunakan pelek jari-jari berukuran 3.5 x 17 inci di bagian depan dan 5.5 x 17 inci di bagian belakang. Pelek tersebut dibalut ban berukuran 120/70 di depan dan 180/55 di belakang. Penggunaan rem ABS sudah diaplikasikan di kedua roda.

BMW menyebut motor ini merupakan kampas kosong untuk modifikasi. Ini terbukti dengan banyaknya model R NineT menjadi basis rumah modifikasi di seluruh dunia untuk menghasilkan ide kreatif mereka.

Simak pengetesan BMW R Nine T dalam artikel selanjutnya di Otomania 

Otomania/Setyo Adi Tes Ride BMW R Nine T



Penulis:
Editor : Azwar Ferdian