Otomania / Sport

MotoGP di Palembang Setelah Asian Games 2018

Dok Pemprov Sumatera Selatan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (kiri) berdiskusi dengan CEO Dorna Carmelo Ezpeleta dan Chief Designer Herman Tilke Gmbh & Co, Ulrich Merres, tentang rencana pembangunan Sirkuit MotoGP di Palembang, di Sepang, Malaysia, Sabtu (29/10/2016). Dorna adalah penyelenggara MotoGP Sepang, sementara Tilke Gmbh & Co akan menggarap rancangan desain Sirkuit MotoGP di Palembang.

Jakarta, Otomania – Tahun depan, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) bakal jadi tuan rumah dua perhetalatan olah raga internasional, Asian Games pada 18 Agustus – 2 September 2018 lantas rencananya diikuti dengan gelanggang pamungkas balap motor dunia, MotoGP.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin sudah mendekatkan diri kepada Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP sejak tahun lalu. Rencananya, pembangunan Sirkuit Jakabaring buat MotoGP Indonesia bakal mulai pada Februari 2017.

Menurut keterangan dari Sekretaris Jendral Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jeffrey JP, pembangunan membutuhkan waktu satu setengah tahun. Prediksinya seluruh fasilitas sudah lengkap dan bisa digunakan pada Oktober atau November 2018.

“Pertama yang pasti, Agustus 2018 itu ada Asian Games di Palembang. Lalu menjelang akhir tahun MotoGP digelar di kawasan itu juga,” ucap Jeffrey, Selasa (10/1/2017).

Indonesia pernah menyelenggarakan MotoGP pada 1997 di Sirkuit Sentul, Jawa Barat. Sirkuit Jakabaring adalah kesempatan emas buat Indonesia menggelar MotoGP lagi setelah harapan Sirkuit Sentul, memudar. 

Seperti pernah dijelaskan Ketua IMI Sadikin Aksa, karakter Sirkuit Jakabaring ditempuh dengan kecepatan tinggi sampai angka 305 kpj. Bahkan dikatakan, lebih kencang dari Sirkuit Sepang, Malaysia, dan menjadi salah satu dari tiga sirkuit tercepat di dunia.

Sirkuit Jakabaring sepanjang 4,314 km dengan 14 tikungan, trek lurus sepanjang 750 m, dan rata-rata kecepatan mencapai 171 kpj. 

Penulis: Febri Ardani Saragih
Editor : Azwar Ferdian

Komentar

Terkini Lainnya

Now Trending