Otomania / News

Ingat, Ini Konsekuensi Ambil Cicilan 10 Tahun Datsun

Datsun GO T-UltimateFebri Ardani/otomania.com Datsun GO T-Ultimate

Tangerang, Otomania.com – Datsun Indonesia punya kemudahan spesial buat menggoda calon konsumen di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, yaitu paket cicilan selama 10 tahun buat GO dan GO+. Walau bisa jadi sangat menggiurkan, ada plus-minus yang harus dipahami bila memilih paket cicilan itu.

Baca: Datsun bisa dicicil 10 tahun

Paket cicilan 10 tahun itu diberikan oleh Mandiri Tunas Finance. Paling murah membeli GO+ Varian D seharga Rp 103,3 juta, yaitu dengan pembayaran pertama Rp 52,841 juta lalu cicilannya Rp 1,438 juta selama 119 bulan. Sisa skema cicilan lainnya bisa dilihat di foto.

Paket cicilan Datsun dari Mandiri Tunas Finance, tenornya sampai 10 tahun!Febri Ardani/otomania.com Paket cicilan Datsun dari Mandiri Tunas Finance, tenornya sampai 10 tahun!

Untungnya buat konsumen yaitu rendahnya cicilan, dari semua skema paling tinggi uang yang harus dibayar per bulan tidak sampai Rp 1,8 juta. Angka segitu bisa jadi tidak terasa seiring dengan kemajuan ekonomi konsumen dari tahun ke tahun.

Selain jadi keuntungan, panjang tenor selama itu bisa juga dianggap kerugian. Total biaya yang harus dikeluarkan konsumen selama mencicil 10 tahun yakni sebesar Rp 223.963.000. Bila dikurangi harga mobil (Rp 103,3 juta), maka selisih harga dari beli tunai sebesar Rp 120.663.000.

Itu hanya dari masalah pembiayaan pembelian. Selama pemakaian 10 tahun, konsumen juga perlu mengeluarkan biaya perawatan berkala yang angkanya semakin tinggi seiring bertambahnya odometer.

Bila dipandang dari usia prima pemakaian mobil selama 5 – 7 tahun, mobil Datsun yang dibeli masih dicicil setelah melewati masa perbaikan besar. Pada keluarga muda, bisa saja masih mencicil mobil Datsun walau anak sudah melewati masa sekolah “wajib belajar 9 tahun”.

Kesimpulannya, calon konsumen perlu berkonsultasi dengan berbagai pihak sebelum memilih paket cicilan 10 tahun. Pahami dulu keuntungan dan konsekuensinya sebelum memberikan tanda tangan kontrak pembelian. 

Penulis: Febri Ardani Saragih
Editor : Azwar Ferdian

Komentar

Terkini Lainnya

Now Trending