Otomania / Produk

Intip Kolong Calon Penerus Xenia-Avanza

Daihatsu DN Multisix.Febri Ardani/Otomania.com Daihatsu DN Multisix.

Jakarta, Otomania.com – Salah satu mobil konsep Daihatsu yang debut di pameran otomotif nasional lalu adalah DN Multisix. Desainnya baru pertama kali diperkenalkan untuk publik, jadi semua hal yang menempel padanya menarik buat dicermati.

Di antara begitu banyak yang bisa jadi bahan pembicaraan, bagian krusial buat ditelaah yakni kaki-kaki. DN Multisix menggunakan sistem gerak roda depan. Buktinya bisa kelihatan kalau kita lihat langsung ke kolong mobil.

Daihatsu DN Multisix.Febri Ardani/Otomania.com Daihatsu DN Multisix.
Bagian kabin DN Multisix boleh jadi spektakuler dengan banyak desain khayal, tapi di kolong penampakannya terlihat seperti hampir mobil produksi. Bagian suspensi sudah ada, namun komponen penting di sistem gerak roda belakang yaitu rear differential dan drive shaft tidak kelihatan.

Salah satu keuntungan sistem gerak roda depan yaitu bisa memaksimalkan kelegaan ruang kabin dan bagasi. Dipandang dari desain kabin, kemungkinan rancangan DN Multisix sangat mengutamakan kenyamanan. 

Daihatsu DN Multisix.Febri Ardani/Otomania.com Daihatsu DN Multisix.
Daihatsu DN Multisix.Febri Ardani/Otomania.com Daihatsu DN Multisix.
Banyak yang mengira DN Multisix calon penerus Xenia dan Toyota Avanza, kendati sebenarnya masih rancu juga sebab “multisix” itu berarti kapasitas penumpangnya maksimal enam orang. Beda dengan Xenia-Avanza yang muat 7-penumpang.

Belum pernah ada pernyataan resmi dari Astra Daihatsu Motor (ADM) jika DN Multisix adalah generasi kedua Xenia-Avanza. Bisa jadi juga, versi produksinya merupakan model pertama hasil proyek mobil kompak di negara berkembang pasca Toyota mengakuisisi penuh Daihatsu pada tahun lalu. 

Daihatsu DN Multisix.Febri Ardani/Otomania.com Daihatsu DN Multisix.
Daihatsu DN Multisix.Febri Ardani/Otomania.com Daihatsu DN Multisix.
Spesifikasi DN Multisix (sumber Daihatsu).Ghulam/KompasOtomotif Spesifikasi DN Multisix (sumber Daihatsu).

Penulis: Febri Ardani Saragih
Editor : Azwar Ferdian

Komentar

Terkini Lainnya

Now Trending