Otomania / Sport

Strategi Yamaha Setelah Kehilangan Valentino Rossi

Pebalap Valentino Rossi di GP Austria 2017MotoGP Pebalap Valentino Rossi di GP Austria 2017

San Marino, Otomania.com- Cedera yang dialami pebalap Yamaha, Valentino Rossi membuat tim harus memikirkan strategi untuk beberapa seri ke depan. Rossi memang dipastikan tidak balapan di GP San Marino, namun akan mencoba tampil di GP Spanyol dan Motegi Jepang beberapa waktu ke depan.

Namun kondisi ini tidak begitu disukai Managing Director Yamaha Racing, Lin Jarvis. Untuk itu mereka mempersiapkan empat opsi jika Rossi tidak dapat tampil di Aragon, Spanyol yang hanya berjarak 22 hari setelah GP San Marino.

Nama-nama pebalap yang akan menggantikan Rossi antara lain pebalap Yamaha Superbike Alex Lowes atau Michael van der Mark, serta nama tes rider Kouta Nozane dan Nakasuga. Dari semuanya, van der Mark yang memiliki kans terbesar dan hanya tinggal menunggu izin dari tim pada Senin, (11/9/2017) ini.

"Dibandingkan dengan cedera 2010, cedera Rossi kali ini tidak begitu parah namun sama mengganggunya. Mengganggu karena secara langsung membuat kesempatannya meraih juara berakhir. Jadi meski cederanya tidak begitu serius, akibatnya ternyata cukup serius," ucap Jarvis mengutip Crash.net.

Baca : Rossi Lupakan Misano, Tatap Motegi

Mengenai latihan enduro yang membuat Rossi cedera, Jarvis tidak bisa berkata banyak. Namun ia memahami kebiasaan para pebalap yang mencari cara untuk berlatih karena mereka dilarang untuk menggunakan motor MotoGP di luar latihan resmi. Untuk itu mereka melatih diri dengan berbagai cara seperti enduro, motocross, mini bike bahkan sepeda. Semuanya memiliki potensi kecelakaan yang bisa terjadi kapan saja.

"Tapi saya berharap ia (Rossi) tidak melakukannya Kamis lalu. Tapi saya bisa bicara apa, karena Rossi sudah melakukannya berulang-ulang di masa lalu dan kemudian terjadi kecelakaan. Tidak ada yang tahu," ungkap Jarvis.

Jarvis juga mengungkapkan, tidak ada rencana Rossi akan balapan di Aragon. Tim sedang mempersiapkan pengganti karena sesuai dengan kontrak dan peraturan balapan.

Pemimpin tim yang sudah bersama Rossi sejak di Honda ini juga berkata, dirinya yakin Rossi tidak akan hadir di Aragon apabila hanya untuk mengendarai motor. Itu hal berbeda dengan balapan.

"Jika Rossi tidak bisa berkompetisi untuk berada di lima besar, saya merasa ia tidak akan datang. Menaiki motor keliling sirkuit bukan sesuatu yang menarik. Doktor berkata waktu penyembuhannya akan lebih lama, tapi kita tidak pernah tahu karena atlet memiliki tubuh yang luar biasa. Ini terjadi pada kasus Jorge Lorenzo, jadi jangan pernah berkata tidak," ucap Jarvis.

 

A post shared by MotoGP (@motogp) on Sep 8, 2017 at 12:41am PDT

Penulis: Setyo Adi Nugroho
Editor : Azwar Ferdian

Komentar

Terkini Lainnya

Now Trending